• Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Rabu, September 9, 2026
  • Login
  • Register
Kawan Islam
Advertisement
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login
No Result
View All Result
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login
No Result
View All Result
Kawan Islam
No Result
View All Result

Kekerasan Seksual dalam Kerangka Etika Islam di Pesantren

Oleh : Syakila Junda El Karima, santri PP Progresif Fathimah Al-Amin

syakila junda by syakila junda
Agustus 30, 2023
in Artikel
kekerasan seksual di pesantreen

Tulisan Lain(Dibaca Kawanmu)

Ketika Pernikahan Tak Lagi Bisa Dipertahankan: Memahami Khulu’ dalam Islam

Ketika Dosa Menjadi Kabut Iman: Pelajaran Berharga dari Kitab Tajul Arus

Eksistensi Santri Progresif di Era Digital dalam Menjaga Ghirah Dakwah

  • 0shares
  • 0
  • 0
  • 0

Dalam perjalanan sejarahnya, lembaga pesantren telah memegang peran penting dalam membentuk dan memelihara nilai-nilai keagamaan serta etika Islam di masyarakat. Sebagai pusat pendidikan agama dan spiritualitas, pesantren bertanggung jawab tidak hanya untuk mentransfer pengetahuan keislaman, tetapi juga untuk membimbing dan membentuk karakter individu yang sesuai dengan ajaran agama. Namun, seperti halnya institusi sosial lainnya, pesantren juga dihadapkan pada realitas kompleks kehidupan manusia, termasuk isu yang penuh tantangan seperti kekerasan seksual.

Kekerasan seksual adalah salah satu masalah serius yang melintasi berbagai lapisan masyarakat, tidak terkecuali di lingkungan pesantren. Meskipun isu ini seringkali dianggap tabu untuk dibahas, pemahaman yang mendalam dan komprehensif diperlukan agar langkah-langkah efektif dapat diambil dalam mencegah dan mengatasi kekerasan seksual. Lebih penting lagi, dalam konteks lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren, pembahasan tentang kekerasan seksual harus dilandasi oleh kerangka etika Islam yang kokoh.

Maraknya kasus pelecehan seksual terutama di suatu lembaga pesantren meresahkan banyak pihak. Baik pihak orang tua, guru maupun santri-nya sendiri. sehingga, menjadikan timbulnya kekhawatiran orang tua untuk memasukkan anaknya ke pesantren karena ditakutkan hal itu terjadi pada anaknya.

Contoh kasus yang terjadi pada kurun waktu dekat ini terdapat empat kasus pelecehan seksual yang terungkap yaitu di jeber dan lampung. Tanggung jawab mengenai pelecehan seksual di pesantren seharusnya melibatkan segala pihak terutama orang tua guru/ustadz-ustadzah, santri juga harus menjaga diri sendiri. Selain itu pemerintah dan kementrian agama harusnya juga menegakkan lebih kuat lagi aturan mengenai pelecehan seksual untuk ranah pondok pesantren, membuat standar oprasional prosedur sampai pengaduan.

Labelitas mengenai pelecehan seksual  yang terjadi di pesantren tidak hanya berasal dari guru atau seseorang yang sudah ber-umur lebih tua pelakunya. Akan tetapi, bisa saja salah satu santri yang mendapatkan pengaruh dari lingkungan rumah sebelum santri memasuki pesantren seperti gadget, ketika pergi melihat sekitar pada mall dsbg.. Terkadang factor yang membuat seorang santri melakukan hal tersebut juga bersumber dari perilaku jelek yang dia miliki.

Factor pelecehan seksual yang terjadi di pesantren yaitu pemahaman tentang kekerasan seksual kurang mendalam dalam berbagai pihak. Seharusnya dari pesantren  memberikan materi lebih mendalam mengenai pelajaran seksualitas. Tidak hanya dari pelajaran biologi pada ipa. tapi tetap focus pembentukan mental agar anak-anak memahami tentag seksualitas itu tetap pada orang dewasa seperti guru maupun orang tua.sesama anak-anak juga beberapa kerap terjadi

Dampak dari kekersan seksual : dampak tergantung dari berbagai macam factor. santri yang memang memiliki mental pemberani dan tidak terlalu parah ketika pelecehan itu terjadi tidak begitu berpengaruh. Akan tetapi untuk santri yang biasanya memiliki trauma pada masa lalu mengenai seksual yang terpaksa mengorek masa lalu atau untuk santri yang memiliki kepribadian sensitive itu membutuhkan penangan untuk memotivasi dan dukungan penuh. Memastikan agar nyaman dan aman dalam lingkungan pesantren tersebut.

Tentu saja terdapat Solusi mencegah kekerasan seksual di pesantren yaitu dari pihak pengurus maupun pengasuh mengadakan screaning santri-santriwati yang akan masuk ke pesantren, pengenlan materi tentan apa yang disentuh dan tidak, berganti baju sebaiknya tetap dikamar mandi walaupun seisi kamar sesame jenis. Selain itu penegasan pada guru-guru mengenai batasan-batasan yang boleh disentuh kepada anak walaupun tidak ada unsur apa-apa juga harus di kuatkan. Tentunya tidak hanya sekali dalam mengingatkan akan tetapi tetap harus di meantining selalu.

penanaman pendidikan agama dan moral. Mengajarkan lebih mendalam mengenai Karakteristik seorang muslim. Dengan pendidikan agama dan moral yang semakin kuat akan menjadikan santri lebih kuat imannya. Memiliki rasa berani dan tidak takut untuk speak up, karena jika diam sama dengan melinduni para pedofil pelaku. Karena islam sendiri telah mengajarkan amr ma’ruf nahi mungkar.

Dalam kasus pelecehan seksual pada anak-anak yang memiliki sifat pendiam dan lebih ke introvert Upaya pretentif nya yaitu meng-creat lingkungan agar menjadi yang awareness atau menjadi lingkungan yang saling peduli. Dan, upaya tersebut dapat dilakukan untuki semua kalangan agar semua merasa aman.

Lalu, yang harus dilakukan apabila kasus tersebut sudah terlanjur terjadi yaitu memberikan konseling untuk korban, hipnoterapi, metode riset ulang otak. Atau juga dapat Menciptakan atau memindahkan anak ke lingkungan baru. Dan para orang tua atau para support system melakukan pengumpulan bukti dan pelaporan agar pelaku jera.

 

sumber :

Surayda, Helen Intania. “Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kekerasan Seksual Dalam Kajian Hukum Islam.” Jurnal Ius Constituendum 2.1 (2017): 24-38.

Amin, Hasriany, Muamal Gadafi, and Jamaluddin Hos. “Perlindungan Anak Dari Ancaman Kekerasan Seksual (Sebuah Tinjauan Berdasarkan Nilai-Nilai Islam).” Al-MUNZIR 11.1 (2018): 59-74.

  • 0shares
  • 0
  • 0
  • 0
Tags: kekerasan seksualpesantren
Previous Post

Ibnu Atha’illah as-Sakandari

Next Post

Politik dan Perempuan

syakila junda

syakila junda

Related Posts

Ketika Pernikahan Tak Lagi Bisa Dipertahankan: Memahami Khulu’ dalam Islam
Artikel

Ketika Pernikahan Tak Lagi Bisa Dipertahankan: Memahami Khulu’ dalam Islam

Juni 9, 2026
Ketika Dosa Menjadi Kabut Iman: Pelajaran Berharga dari Kitab Tajul Arus
Artikel

Ketika Dosa Menjadi Kabut Iman: Pelajaran Berharga dari Kitab Tajul Arus

Juni 8, 2026
Eksistensi Santri Progresif di Era Digital dalam Menjaga Ghirah Dakwah
Akhlak

Eksistensi Santri Progresif di Era Digital dalam Menjaga Ghirah Dakwah

Desember 4, 2025
Mahasantri: Pengawal Kemerdekaan Menuju Peradaban Dunia
Akhlak

Mahasantri: Pengawal Kemerdekaan Menuju Peradaban Dunia

Desember 4, 2025
Dari Pesantren Menuju Peradaban Dunia: Kiprah Santri dalam Merawat Indonesia dan Menebar Inspirasi Global
Akhlak

Dari Pesantren Menuju Peradaban Dunia: Kiprah Santri dalam Merawat Indonesia dan Menebar Inspirasi Global

Desember 4, 2025
Please login to join discussion

Recommended

Alasan Berdirinya Sebuah Negara

Oktober 23, 2018
Perampok dan Si Cacat

Perampok dan Si Cacat

September 15, 2020

Don't miss it

Jujur pada Diri Sendiri Itu Berat, Ini Caranya Agar Mudah
Akhlak

Jujur pada Diri Sendiri Itu Berat, Ini Caranya Agar Mudah

Juni 3, 2020
Puncak Haul Pendiri Pesantren Fathimah Al-Amin Dipadati Jamaah, Keteladanan Zuhud Kembali Dihidupkan
Berita

Puncak Haul Pendiri Pesantren Fathimah Al-Amin Dipadati Jamaah, Keteladanan Zuhud Kembali Dihidupkan

Maret 17, 2026
Mencintai Rakyat dan Bangsa
Hikmah & Muhasabah

Mencintai Rakyat dan Bangsa

Juni 4, 2020
Darwis dan Macan
Hikmah & Muhasabah

Darwis dan Macan

Juni 4, 2020
Kiriman Pembaca

LAGU ANAK INDONESIA KEHILANGAN IDENTITAS

November 2, 2018
Tak Sekadar Wisuda, Fathimah Al-Amin Lepas 48 Lulusan dan Kukuhkan Praktisi Sufi Healing
Acara

Tak Sekadar Wisuda, Fathimah Al-Amin Lepas 48 Lulusan dan Kukuhkan Praktisi Sufi Healing

Juni 8, 2026

KawanIslam.com merupakan media remaja Islam Indonesia untuk..

Categories

  • Acara
  • Agama
  • Akhlak
  • Artikel
  • Berita
  • Cerpen
  • Forum Rohis
  • Hikmah & Muhasabah
  • Hukum
  • Islam dan Sains
  • Kirim ke kawanislam
  • Kiriman Pembaca
  • Kisah Inspiratif
  • Kolom Guru & Orang Tua
  • Konsultasi
  • Pengetahuan Islam
  • Psikologi
  • Qur'an & Hadits
  • Sejarah dan Budaya
  • Video
  • World

Browse by Tag

akhlak Amin Syukur cerpen cinta rasul Dakwah era digital demokrasi forum guru forum orang tua Haji hikmah hukum Ibnu Athaillah Indonesia Islam islam dan sains islam nusantara karakter anak kebahagiaan Literasi Man 2 Semarang maulid nabi Maulud muhasabah nafs NKRI NU pendidikan karakter renungan Rohis sains santriprogresif Sejarah sejarah islam sholat khusyu' sirah Nabawi solusi spiritualitas beragama sufi tafsir tafsir kontekstual Tajul Arus tasawuf tokoh sufi Toleransi Umrah

Recent News

Ketika Pernikahan Tak Lagi Bisa Dipertahankan: Memahami Khulu’ dalam Islam

Ketika Pernikahan Tak Lagi Bisa Dipertahankan: Memahami Khulu’ dalam Islam

Juni 9, 2026
Ketika Dosa Menjadi Kabut Iman: Pelajaran Berharga dari Kitab Tajul Arus

Ketika Dosa Menjadi Kabut Iman: Pelajaran Berharga dari Kitab Tajul Arus

Juni 8, 2026

© 2018 KawanIslam - Web Developer KawanIslam.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
KUOTA PEREMPUAN DI DALAM PARLEMEN

Kekerasan Seksual dalam Kerangka Etika Islam di Pesantren

 
Transformasi Sosial
No Result
View All Result
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login

© 2018 KawanIslam - Web Developer KawanIslam.

 
Send this to a friend