• Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Jumat, Juli 10, 2026
  • Login
  • Register
Kawan Islam
Advertisement
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login
No Result
View All Result
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login
No Result
View All Result
Kawan Islam
No Result
View All Result

Tajul Arus: Siapa mau Membeli Daganganku?

Ibnu Athaillah as Sakandari

M. Zahri Johan by M. Zahri Johan
Desember 17, 2025
in Akhlak, Pengetahuan Islam
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat

Tulisan Lain(Dibaca Kawanmu)

Ketika Pernikahan Tak Lagi Bisa Dipertahankan: Memahami Khulu’ dalam Islam

Apakah Agama Hanya Ilusi? Membaca Kritik Sigmund Freud Terhadap Iman

Tajul Arus: Bahaya Maksiat

  • 0shares
  • 0
  • 0
  • 0

Wahai hamba Allah, untuk kepentingan dirimu kamu memilih makanan yang lezatdan enak-enak, bahkan pada hewan ternakmu kau pilihkan makanan yang baik. Akan tetapi ketika kamu berhubungan dengan Allah (Ibadah) kau kerjakan dengan semaumu (asal mengerjakan), terkadang kau memilih-milih makanan hingga 20 macam dan hanya satu yang kau ambil, itu hanya untuk memenuhi isi toilet-mu.

Kamu duduk bersila, terkadang kau lama-lamakan dudukmu hanya untuk menikmati makananmu, tapi anehnya ketika kamu sholat, tingkahmu seperti ayam mematuk-matuk makanan (cepat sekali). Apalagi gangguan was-was, dan gerak hati yang tidak baik datang silih berganti dalam sholatmu. Tingkah yang seperti ini bagaikan orang yang berdiri di tempat saasaran panah. Dari segala arah dia bisa terkena tombak atau panah. Apakah orang seperti ini tidak dinamakan orang yang sangat bodoh?

Contoh lain ketika kamu mendengarkan hikmah, tapi kamu tidak mau mengamalkan kebijaksanaan tersebut, itu seperti halnya orang yang memakai baju perang, Akan tetapi tidak berangkat berperang.

Ingatlah, sungguh sudah ada undangan untuk mendatangi harta daganganku, apakah ada yang mau membeli?  Sedangkan harganya adalah sesuatu yang dirimu disibukkan oleh sesuatu tersebut. Jadi apabila kamu disibukkan dengan perkara duniawi, kamu tidak ada harganya. Karena dunia itu ibarat bangkai yang tidak ada nilainya.

Permintaan hamba kepada Alloh paling utama adalah meminta supaya bisa tetap dalam taat kepada Allah swt. Allah Berfirman “Tunjukkan kami kepada jalan yang lurus”. Mintalah kepada Allah hidayah dan istiqamah. Istiqamah yaitu, kamu selalu bersama Allah dalam segala hal dan keadaan, dengan melaksanakan segala suatu yang menjadikan ridha Allah. Yaitu dengan menetapi apa yang dibawa oleh kanjeng nabi Muhammad saw. Dari Allah taala.

Perumpamaan seorang salik (orang yang berjala menuju Allah), itu seperti orang yang mencari air dan menggali tanah sedikit demi sedikit, sehingga menjadi sumur yang memancar air dari dalamnya. Sedang perumpamaan orang majdhub (orang yang ditarik langsung ke hadirat Tuhan), itu seperti orang yang membutuhkan air, lalu ada awan yang menurunkan hujan, sehingga dia bisa mengambil air untuk kebutuhannya tanpa kerepotan.

Apabila nafsumu kau beri makanan yang disukainya dan kau carikan apa yang menjadi kesenangannya, kamu itu seperti orang yang di dalam rumahnya ada ular yang setiap hari diberi makanan sehingga gemuk, sehingga bisa membunuh orang tersebut.

Seandainya Allah menjadikan dirimu ruh yang tanpa nafsu, tentu kamu akan menjadi orang yang taat tanpa maksiat. Sebaliknya jika Allah menjadikan kamu nafsu yang tanpa ruh, tentu kamu selalu maksiat tanpa taat. Maka dari itu Allah menjadikan kamu manusia yang ada hati, ruh, nafsu dan hawa.  Seperti lebah madu, yang dijadikan oleh Allah ada sengat dan ada madunya. Maka dari itu lebah madu macam-macam, ada madunya yang bisa untuk menyembuhkan, dan ada sengat yang bisa membahayakan.  Allah menghendaki kalahnya ajakan nafsu itu karena adanya hati. Dan kalahnya ajakan hati karena adanya nafsu.

Hai hamba Allah, Allah menuntut kamu untuk menjadi hamba-Nya. Akan tetapi kamu tidak mau malah sebaliknya. Menghadapmu kepada Allah, dengan cara menghaambamu hanya kepada Allah. Bagaimana Allah ridha kepadamu, sedangkan kamu beribadah menghamba kepada selain Allah. Diumpamakan kamu datang kepada-Ku dan mengharap pemberian-Ku, tentu kamu akan menghadap kepada-Ku. Lalu bagaimana kalau kamu menghadap kepada selain Aku.

Dunia itu berhenti dijalan akhirat, lalu dunia akan membelokkan dari akhirat. Dan akhirat itu berhenti dijalan menuju Allah, lalu akhirat akan mencegah dari wushul kepada Allah.

Sebagian dari belaskasih Allah kepadamu, apabila Allah membukakan aib-aibmu pada dirimu dan menutup aibmu dari manusia.

Ketika kamu diberi harta dunia, dan kamu tidak mau mensyukurinya, sesungguhnya harta itu ujian bagimu. Rasulullah saw. Bersabda, “sedikit dari dunia itu bisa melupakan dari jalan akhirat”.

Suatu hari ada istri dari salah satu ulama, berkata pada suaminya, “ aku sudah tidak sanggup selalu kau tinggal pergi dan kau disibukkan pada selain aku” lalu ada suara yang mengatakan: “kalau isterimu itu orang yang tidak membuat dan mewujudkan kamu saja, suka kalau hatimu selalu cinta padanya.  Bagaimana Aku tidak suka kalau hatimu selalu mencintai Aku?”.

 

Kontributor: Qorri ‘Aina

  • 0shares
  • 0
  • 0
  • 0
Tags: Ibnu AthaillahTajul Arus
Previous Post

Tajul Arus: Terhalang dari Munajat

Next Post

Tajul Arus: Dosa kecil dan Dosa Besar

M. Zahri Johan

M. Zahri Johan

M. Zahri Johan #Aktivitas a. Ketua Ponpes Progresif Fathimah al-Amin b. Guru MAN 2 Kota Semarang c. Pengasuh kawanislam.com # Motto Karakter adalah dasar prestasi

Related Posts

Ketika Pernikahan Tak Lagi Bisa Dipertahankan: Memahami Khulu’ dalam Islam
Artikel

Ketika Pernikahan Tak Lagi Bisa Dipertahankan: Memahami Khulu’ dalam Islam

Juni 9, 2026
Apakah Agama Hanya Ilusi? Membaca Kritik Sigmund Freud Terhadap Iman
Islam dan Sains

Apakah Agama Hanya Ilusi? Membaca Kritik Sigmund Freud Terhadap Iman

Maret 17, 2026
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Bahaya Maksiat

Desember 18, 2025
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Bekas Maksiat

Desember 18, 2025
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Mudharat Maksiat

Desember 18, 2025
Please login to join discussion

Recommended

Berdaulat Tanpa Korupsi

November 30, 2018

Pacaran Sehidup Semati?

Oktober 30, 2018

Don't miss it

GERAKAN MENCIUM ANAK SEBELUM BERSEKOLAH
Akhlak

GERAKAN MENCIUM ANAK SEBELUM BERSEKOLAH

Agustus 16, 2025
Semarak Ramadhan 1447 H: Ngaji Kilatan Hidupkan Tradisi Tasawuf di Pondok Pesantren Progresif Fathimah Al-Amin
Acara

Semarak Ramadhan 1447 H: Ngaji Kilatan Hidupkan Tradisi Tasawuf di Pondok Pesantren Progresif Fathimah Al-Amin

Februari 24, 2026
Green Chemistry, untuk Lingkungan yang Lebih baik
Islam dan Sains

Green Chemistry, untuk Lingkungan yang Lebih baik

Juni 4, 2020
Eksistensi Santri Progresif di Era Digital dalam Menjaga Ghirah Dakwah
Akhlak

Eksistensi Santri Progresif di Era Digital dalam Menjaga Ghirah Dakwah

Desember 4, 2025
Taubat dan Ketenangan Jiwa
Agama

Taubat dan Ketenangan Jiwa

Oktober 2, 2021
Kiriman Pembaca

MENGURANGI POLUSI DENGAN MEMATIKAN MESIN MOTOR DIDEPAN PINTU GERBANG SEKOLAH

November 11, 2018

KawanIslam.com merupakan media remaja Islam Indonesia untuk..

Categories

  • Acara
  • Agama
  • Akhlak
  • Artikel
  • Berita
  • Cerpen
  • Forum Rohis
  • Hikmah & Muhasabah
  • Hukum
  • Islam dan Sains
  • Kirim ke kawanislam
  • Kiriman Pembaca
  • Kisah Inspiratif
  • Kolom Guru & Orang Tua
  • Konsultasi
  • Pengetahuan Islam
  • Psikologi
  • Qur'an & Hadits
  • Sejarah dan Budaya
  • Video
  • World

Browse by Tag

akhlak Amin Syukur cerpen cinta rasul Dakwah era digital demokrasi forum guru forum orang tua Haji hikmah hukum Ibnu Athaillah Indonesia Islam islam dan sains islam nusantara karakter anak kebahagiaan Literasi Man 2 Semarang maulid nabi Maulud muhasabah nafs NKRI NU pendidikan karakter renungan Rohis sains santriprogresif Sejarah sejarah islam sholat khusyu' sirah Nabawi solusi spiritualitas beragama sufi tafsir tafsir kontekstual Tajul Arus tasawuf tokoh sufi Toleransi Umrah

Recent News

Ketika Pernikahan Tak Lagi Bisa Dipertahankan: Memahami Khulu’ dalam Islam

Ketika Pernikahan Tak Lagi Bisa Dipertahankan: Memahami Khulu’ dalam Islam

Juni 9, 2026
Ketika Dosa Menjadi Kabut Iman: Pelajaran Berharga dari Kitab Tajul Arus

Ketika Dosa Menjadi Kabut Iman: Pelajaran Berharga dari Kitab Tajul Arus

Juni 8, 2026

© 2018 KawanIslam - Web Developer KawanIslam.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat

Tajul Arus: Siapa mau Membeli Daganganku?

 
Tajul Arus: Dosa kecil dan Dosa Besar
No Result
View All Result
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login

© 2018 KawanIslam - Web Developer KawanIslam.

 
Send this to a friend